BREAKING NEWS

Maraknya Peredaran Obat Terlarang Type G di Wilayah Hukum Polres Kota Tangerang Selatan, APH di Minta Turun Tangan

Editor - Investigasi , · 183 Dilihat

 



Lensatangerang.com - Kota Tangerang Selatan. Peredaran obat-obatan daftar G yang diduga dijual bebas tanpa resep kembali menjadi sorotan di wilayah hukum Polres Kota Tangerang Selatan, senin (24/11/2025).


Berdasarkan pantauan tim investigasi Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) DPD Provinsi Banten), ditemukan sebuah toko obat di kawasan Jalan Lurah Raya No. 4, Kelurahan Pamulang, Kecamatan Pamulang, yang diduga masih memperjualbelikan obat daftar G secara bebas di tengah lingkungan masyarakat.


Saat melakukan penelusuran di lokasi, tim AWII mendapati pihak toko tengah melayani seorang anak muda yang membeli obat-obatan yang termasuk kategori daftar G, yaitu Tramadol dan Eximer. Temuan lapangan tersebut menimbulkan kekhawatiran karena kedua jenis obat itu memiliki efek yang dapat disalahgunakan dan berpotensi merusak kesehatan, khususnya bagi kalangan remaja.



Menurut keterangan beberapa awak media di lapangan, peredaran obat-obatan daftar G di wilayah Pamulang diduga masih berlangsung tanpa adanya tindakan tegas berupa teguran atau sanksi dari aparat penegak hukum (APH). Kondisi ini menimbulkan kecemasan karena dapat berdampak negatif terhadap generasi muda di wilayah tersebut.


AWII meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan, terutama Wali Kota Tangerang Selatan, untuk turun tangan langsung meninjau kondisi tersebut. Peredaran obat daftar G secara ilegal dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama anak-anak muda yang rentan terjerumus dalam penyalahgunaan obat.



“Kami sebagai tim investigasi AWII sangat menginginkan APH menindak tegas toko obat yang diduga menjual obat terlarang tanpa adanya kompromi dan tanpa pandang bulu,” tegas Badai, perwakilan Tim Investigasi AWII.


Masyarakat Pamulang juga diimbau untuk lebih waspada dan tidak menggunakan obat-obatan daftar G tanpa resep dokter, demi menjaga kesehatan serta mencegah dampak buruk bagi generasi muda.


(FA/Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar