BREAKING NEWS

Catatan Ramadhan: Saat Kepedulian Diuji, Diamnya Para Pemangku Kepentingan Dipertanyakan

Redaksi.Lensatangerang · 183 Dilihat


TANGERANG, lensatangerang.com – Bulan suci Ramadhan seharusnya menjadi momentum memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan kepekaan sosial. Namun realitas di lapangan justru menyisakan tanda tanya besar, khususnya terhadap sikap sejumlah kepala desa di Kecamatan Kresek.


Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek (PWGK-KRESEK) menilai, para kepala desa se-Kecamatan Kresek terkesan mengabaikan surat resmi yang telah dilayangkan terkait dukungan kegiatan sosial, termasuk santunan anak yatim dan dhuafa yang digelar di Aula Syekh Astari pada 12 Maret 2026.


Ketua PWGK-KRESEK, Alex Sibti, jurnalis ifakta.co, menyampaikan kekecewaannya atas minimnya respons dari para pemangku kebijakan di tingkat desa. Menurutnya, sikap diam tersebut bukan hanya soal administrasi yang diabaikan, tetapi juga mencerminkan rendahnya kepedulian terhadap kegiatan sosial di tengah masyarakat.


“Ini bukan sekadar surat yang tidak dibalas. Ini tentang kepedulian yang seolah diabaikan. Ketika anak-anak yatim dan kaum dhuafa membutuhkan perhatian, justru yang terjadi adalah keheningan dari mereka yang memiliki kewenangan,” tegas Alex usai kegiatan.


Ia menambahkan, PWGK-KRESEK telah berupaya membangun komunikasi dan sinergi melalui jalur resmi. Namun, tidak adanya respons dinilai sebagai bentuk kurangnya penghargaan terhadap inisiatif sosial yang lahir dari masyarakat.


“Ramadhan mengajarkan kita untuk peka, bukan justru menutup mata. Ketika surat resmi saja tidak digubris, bagaimana masyarakat bisa berharap lebih pada kehadiran pemimpinnya?” lanjutnya.


Di sisi lain, Alex Sibti justru mengapresiasi peran TNI dan Polri yang dinilai konsisten hadir dan turut ambil bagian dalam setiap kegiatan PWGK-KRESEK. Dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan sinergitas masih terbangun dengan baik di tengah masyarakat.


“Kami sangat mengapresiasi TNI dan Polri yang selalu hadir dan memberikan support dalam setiap kegiatan kami. Ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian sosial itu tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan dengan tindakan,” ungkapnya.


PWGK-KRESEK menegaskan bahwa kritik ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai pengingat bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan hati dan kepedulian.


Di bulan penuh berkah ini, publik pun menaruh harapan agar para kepala desa tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga nyata dalam aksi—terutama saat masyarakat kecil membutuhkan uluran tangan.


Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang sejauh mana kita hadir bagi sesama. Dan di titik inilah, kepedulian para pemimpin benar-benar diuji.



Akhmad 

PWGK-KRESEK : Kabupaten Tangerang Banten 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan LensaTangerang

KLIK UNTUK DONASI