BREAKING NEWS

Publik Desak Pengawasan dan Evaluasi Ulang Program MBG di Kecamatan Panimbang, Puskesmas Diduga Lalai

SANTANG - berita kabupaten Pandeglang , · 183 Dilihat
 
PANDEGLANG, BANTEN  LENSATANGERANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Panimbang menjadi sorotan publik. Puskesmas Panimbang diduga lalai dalam pengawasan program MBG, khususnya terkait standar sanitasi dan keamanan pangan.
 
Puskesmas memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pengawasan keamanan pangan dan gizi program MBG. Fungsi utamanya meliputi Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dapur umum, pengambilan sampel makanan (uji keamanan pangan), pemantauan distribusi, serta edukasi gizi seimbang untuk mencegah stunting.
 
Berdasarkan aturan terbaru tahun 2026, dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) wajib di-suspend atau dihentikan sementara operasionalnya. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan prinsip "Tidak ada IPAL MBG, tidak ada izin operasi".
 
Namun, Puskesmas Kecamatan Panimbang diduga kuat lalai dalam pengawasan sesuai tupoksinya dalam program MBG. Salah satu contohnya, Dapur MBG SPPG Panimbang Jaya #008 No ID SPPG: 0H14CZJJ yang berlokasi di Jl Tanjung Baru, Panimbang Jaya, diduga kuat belum memiliki IPAL tetapi sudah beroperasional.
 
Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Panimbang mengatakan bahwa IKL/IS ke SPPG sudah dilakukan dan sudah memberikan beberapa catatan saran perbaikan, namun izin bukan kewenangan Puskesmas.
 
Raeynold Kurniawan, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Pandeglang, mengatakan bahwa keterlibatan kepala Puskesmas dalam program MBG sangat krusial, terutama berfokus pada fungsi pengawasan, pendampingan kesehatan, dan jaminan keamanan pangan. Puskesmas bertanggung jawab memastikan makanan yang disajikan aman dan memenuhi standar gizi.
 
Raeynold menambahkan bahwa Puskesmas semestinya melakukan monitoring kesehatan (IKL) dan sanitasi. Ia mempertanyakan keberadaan pihak Puskesmas Panimbang bertanggung jawab memastikan makanan yang di sajikan aman dan memenuhi standar gizi, berikut adalah rincian keterlibatan kepala puskesmas dalam program MBG berdasarkan perkembangan di lapangan,


1. Monitoring Kesehatan Lingkungan (IKL) dan Sanitasi Survei IKL: Tim Puskesmas, di bawah arahan Kepala Puskesmas, melakukan survei kesehatan lingkungan di lokasi dapur umum SPPG untuk memastikan kebersihan.Higiene Sanitasi Pangan: Memastikan bahwa proses persiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan mematuhi standar higienis untuk mencegah kasus keracunan makanan.

2. Pendampingan Gizi dan Kesehatan pemantauan Menu: Puskesmas memberikan rekomendasi dan memantau menu makanan agar sesuai dengan kebutuhan gizi anak sekolah (usia sekolah).Pengawasan Kualitas: Memastikan bahan makanan yang digunakan memenuhi standar gizi (peran penting tenaga gizi Puskesmas).

3. Koordinasi dan Evaluasi evaluasi Berkala: Kepala Puskesmas melakukan evaluasi bersama pihak terkait (Camat, sekolah, dan penyelenggara dapur) untuk meninjau keberhasilan dan kendala lapangan.Pelibatan dalam Kasus: Puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dilibatkan langsung sebagai bagian dari evaluasi dan penanganan kasus (jika terjadi insiden kesehatan).

4. Pengamanan Kualitas Gizi Lokal kepala Puskesmas di beberapa daerah aktif meninjau dapur umum untuk memastikan kualitas gizi dan bahan lokal yang digunakan aman dan bernutrisi.Secara keseluruhan, Puskesmas bertindak sebagai garda terdepan kesehatan dalam pelaksanaan MBG untuk memastikan tujuan peningkatan gizi anak tercapai tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan


Puskesmas semestinya lakukan monitoring kesehatan (IKL) dan Sanitasi lalu kemana saja pihak puskesmas Panimbang selama ini tutup Raeynold Kurniawan.
NARAHUBUNG:
M S/Baron botak



Penerbit Santang Prayoga
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan LensaTangerang

KLIK UNTUK DONASI